Berita Bola – Portugal Bukan Favorit Juara Euro 2020

Berita Bola – Pelatih Portugal itu dengan cepat menepis label favorit yang disematkan kepada timnya untuk turnamen musim panas depan. Fernando Santos berharap Portugal arahannya bisa bersaing untuk mempertahankan gelarnya di Eropa, namun tidak merasa timnya merupakan favorit di Euro 2020 mendatang. Portugal memastikan satu tiket ke putaran final setelah menang 2-0 atas Luksemburg di partai terakhir babak kualifikasi, Minggu (17/11) dini hari WIB tadi, selagi Cristiano Ronaldo mencetak gol internasionalnya yang ke-99.

Tim arahan Santos hanya menang sekali di 90 menit waktu normal ketika mereka keluar sebagai juara di Prancis pada 2016 silam, dan sekarang ia tidak ingin mengunggulkan timnya. “Kami adalah kandidat di Euro, kami tidak pernah menganggap diri kami sebagai favoirt,” kata Santos di sesi konferensi pers seusai laga. “Tim Portugal ini punya kualitas. Ketika Portugal bisa mengumpulkan kreativitas, kualitas dan catatan artistik, dan di waktu yang sama menyadari bahwa di pertandingan, di waktu-waktu tertentu, butuh hal lain, kami secara teori tidak terkalahkan.

Berita Bola | Portugal Mengumpulkan Kreativitas

“Ini tidak mudah untuk mengalahkan Portugal, Portugal punya semua kondisi yang mendukung untuk memiliki Euro yang bagus. “Statusnya selalu sama. Ketika kami pergi ke Euro 2016, mereka bilang ini adalah hal gila ketika saya sebut Portugal merupakan kandidat.”

Cristiano Ronaldo: Saya Tak Suka Kalau Diganti!

Cristiano Ronaldo mengakui secara terang-terangan bahwa dia tidak suka bila diganti di tengah pertandingan. Cristiano Ronaldo akhirnya menjelaskan reaksi marah dia ketika diganti di tengah pertandingan Juventus hingga dua kali belakangan ini. Diakui Ronaldo, dirinya memang tidak dalam kondisi 100 persen prima. Eks superstar Real Madrid ini pertama diganti dengan Paulo Dybala pada menit ke-82 di laga Liga Champions kontra Lokomotiv Moskwa, 6 November lalu.

Ronaldo terlihat frustrasi karena dia meninggalkan lapangan sembari beradu argumen dengan manajer Maurizio Sarri sebelum beranjak ke bench. Empat hari kemudian, kapten Portugal ini kembali digeser oleh Dybala. Kali ini sepuluh menit saat babak kedua berjalan kontra AC Milan di lanjutan Serie A Italia. Sekali lagi, pemain berusia 34 tahun itu menunjukkan reaksi tidak senangnya dan langsung menuju lorong pemain. Kabarnya dia bahkan meninggalkan stadion sebelum pertandingan berakhir.

 

Untuk melihat berita bola dan prediksi bola yang akurat hanya di pialaeropa2020

, , , , , , , , , ,